Laman

Rabu, 18 November 2015

Cara Mengetahui Keaslian Sertifikat Tanah


Cara Mengetahui Keaslian Sertifikat Tanah
















Sertifikat atas sebuah tanah sering bermasalah di daerah yang kurang memahami hukum.  Permasalahan yang terjadi bukanlah permasalahan secara hukum, melainkan permasalahan mengenai fisik tanah tersebut. Seringkali masyarakat beranggapan bahwa dengan menguasai fisik tanah atau tinggal di atas sebuah lokasi dalam kurun waktu yang sudah lama, berarti tanah atau lokasi tersebut adalah milik mereka.

Untuk memastikan legalitas tanah, Anda bisa melakukannya sendiri. Cara yang paling sederhana yaitu pilihlah tanah yang sudah memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM) atau Surat Hak Guna Bangunan (SHGB). Namun, sering terjadi kasus kepemilikan ganda di Indonesia. Untuk lebih memastikan mengenai keaslian sertifikat, Anda bisa menanyakan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN). BPN akan tahu pasti apakah sertifikat Anda bersih atau dalam sengketa. Pilihan lain untuk mengecek legalitas tanah, Anda bisa menghubungi notaris atau PPAT.

Sertifikat akta jual beli harus dicek ke ke Kantor Pertanahan sebelum ditandatangani. Sesuai dengan yang tercantum dalam Pasal 34 PP No. 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah, pengecekan sertifikat adalah kegiatan yang dilakukan untuk mengetahui data fisik dan data yuridis yang tersimpan dalam peta pendaftaran, daftar tanah, surat ukur, dan buku tanah.

Jika terdapat catatan dalam buku tanah, maka BPN akan mengeluarkan Surat Keterangan Pendaftaran Tanah (SKPT). Catatan dalam buku tersebut berupa blokir dari perorangan atau dari kepolisian atau pengadilan. Untuk menindaklanjutinya, diperlukan pengajuan penghapusan blokir.

Penghapusan blokir harus dilakukan oleh pihak yang memblokir. Jika tidak terdapat catatan apapun dalam buku tanah atau sertifikat tanah, maka BPN akan membubuhkan tulisan : “Telah diperiksa dan sesuai dengan daftar di Kantor Pertanahan”. BPN juga akan melengkapinya dengan nomor daftar isian dan tanggal dilakukannya pengecekan serta diparaf oleh petugas.

Untuk pengecekan sertifikat tanah ke BPN, berikut kelengkapan yang perlu dilengkapi:

    Sertifikat asli.
    Surat tugas atau surat kuasa pengecekan dari PPAT kepada pegawainya.
    Permohonan pengecekan sertifikat dimana form permohonan sudah ada di Kantor Pertanahan.
    Fotokopi KTP pemilik sertifikat.
    Fotokopi Kartu Keluarga.
    Uang 50 ribu rupiah per 1 sertifikat.

Proses pengecekan sertifikat tidak memerlukan waktu yang lama, melainkan hanya 24 jam. Bahkan di beberapa daerah, pengecekan dapat diproses hanya dalam waktu beberapa jam saja sehingga bisa Anda tunggu di tempat.

Semoga informasi singkat tersebut bisa membantu dalam mengetahui keaslian sertifikat atas tanah yang akan atau yang telah Anda beli.

sumber : urbanindo.com

Menyiasati Ruang Tamu Agar Terlihat Luas

Tips Menyiasati Ruang Tamu Agar Terlihat Luas















Ruang tamu merupakan tempat yang pasti ada di setiap rumah untuk menyambut siapa saja yang mengunjungi sang pemilik rumah. Namun keterbatasan luas lahan rumah seringkali membuat ruang tamu menjadi sempit dan membuat tamu yang datang menjadi kurang nyaman. Ruang tamu dengan ukuran yang tidak terlalu luas bisa disiasati agar terlihat lebih luas dari ukuran aslinya. Nah, berikuttips yang bisa dilakukan untuk menyiasati ruang tamu Anda agar terlihat luas:

1. Memasang Cermin Besar

 
 








 


Ukuran ruang tamu dapat dimanipulasi dengan pemasangan cermin yang besar karena bisa membuat pantulan sehingga ruangan seakan-akan terlihat luas. Pemasangan cermin pun membuat ruang tamu menjadi lebih terang karena adanya cahaya yang dipantulkan melalui cermin. Untuk desain tata letaknya, Anda bisa menyimpan cermin tersebut berlawanan arahnya dengan sofa yang ada di ruang tamu.

2. Jangan Gunakan Dinding Penyekat

 
 







 


Penggunaan dinding penyekat akan membuat ruang tamu anda terlihat sempit. Jika ingin tetap membuat sekat namun ingin membuatnya menjadi terlihat luas, Anda bisa membuat sekat dari dinding namun tidak terlalu tinggi. Tidak hanya itu, Anda juga bisa menjadikan lemari kecil penjadi pengganti sekat dari dinding. Hal ini bertujuan agar pandangan tamu bisa ke ruang d sekitar ruang tamu.

3. Funitur Merapat ke Dinding

 
 








 


Untuk tips yang satu ini sangatlah mudah dan tidak perlu mengeluarkan biaya sedikitpun, Anda cukup menggeser semua furnitur yang ada di ruang tamu Anda ke bagian sisi sehingga menempel ke dinding. Hal ini akan membuat tampilan ruang tamu Anda menjadi lebih luas karena akan menambah volume ruang di bagian tengah ruang tamu. Tips yag satu ini bisa Anda terapkan dengan pemilihan warna dinding yang cerah.

4. Gunakan Pintu dan Jendela Besar

 
 






 



Berbeda dengan tips sebelumnya, tips yang satu ini akan membuat Anda untuk merogoh kocek yang cukup dalam. Pada umumnya, jika membeli rumah tentu ukuran pintu dan jendelanya adalah ukuran standar. Maka dari itu Anda perlu melakukan renovasi yang tentunya akan memakan biaya.  Fungsi dari penggunaan pintu dan jendela yang besar yaitu membuat pandangan menjadi tidak terhalang oleh dinding.

5. Gunakan Wallpaper Dinding

 
 










Selain berfungsi untuk menghias ruangan, wallpaper dinding juga dapat membuat ruangan Anda menjadi terlihat lebih luas. Wallpaper yang cocok untuk membuat ruang tamu Anda menjadi lebih luas yaitu yang memiliki motif abstrak atau garis yang besar dan melebar.

Semoga tips-tips di atas bisa menginspirasi Anda untuk membuat tampilan ruang tamu menjadi terlihat lebih luas dari ukuran sebenarnya.



sumber :  urbanindo.com